RSS

Save Our Ambalat v.2 ‘Google Earth mengakui Ambalat milik Indonesia’

22 Jun

Yup, masih di Save Our Ambalat.

Kali ini saya akan menyajikan informasi mengenai blok Ambalat yang masih menjadi persengketaan antara Malaysia – Indonesia. Tadi ketika saya jalan-jalan di suatu forum, saya menemukan berita yang saya anggap penting untuk di sajikan di blog saya ini.  Berikut beritanya:

Google Earth-pun Mengakui Ambalat Milik RI

Jakarta (TANDEF) – Dunia internasional mengakui bahwa Blok Ambalat adalah bagian dari Republik Indonesia. Blok Ambalat tidak sekedar bagian dari ZEE (Zona Ekonomi Ekslusif), melainkan benar-benar bagian dari wilayah teritorial Indonesia.


Ini dapat dibuktikan dengan software peta bumi & foto satelit yang dilansir oleh Google, yakni Google Earth. Terlihat jelas pada gambar di bawah ini bahwa Blok Ambalat berada di selatan daripada batas wilayah Indonesia-Malaysia (di Google Earth, sejak awal batas negara ini ditandai dengan garis kuning tebal).

 

GE-ambalat

GE-ambalat

 

 

Sebagaimana dilansir harian Kompas tanggal 6 Juni 2009 dalam berita berjudul “Menhan: RI Tak Gentar Hadapi Manuver Malaysia”, Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono menyampaikan bahwa sejak 1966 Indonesia telah memberikan konsensi pada perusahaan multinasional ENI dan Chevron di Blok Ambalat dan itu tidak pernah dipersoalkan Malaysia sebelumnya, sampai mereka mengeluarkan Peta Maritim 1979, yang ditentang oleh Indonesia, Singapura, Vietnam dan China. “Hasil kontrak itu, selama ini juga masuk ke kas Negara Indonesia. Jadi, bagaimana pun posisi kita lebih kuat. Semua berdasar Konvensi Hukum Laut Internasional (UNCLOS) 1982,” ujar Menhan.

Jatuhnya Pulau Sipadan & Ligitan ke tangan Malaysia atas keputusan Mahkamah Internasional beberapa tahun lalu pun semata-mata bukan atas dasar bukti-bukti sejarah maupun dokumen legal di masa lampau, melainkan semata-mata atas dasar pertimbangan effective occupation, dimana Malaysia sudah membangun cottage & resort di Pulau Sipadan & Ligitan walaupun pada masa itu kedua pulau ini masih dalam sengketa.

 

Untuk itu, terhadap Blok Ambalat ini, perlu kiranya Indonesia menerapkan langkah yang serupa, yakni melakukan effective occupation terhadap Ambalat sebagai unjuk kedaulatan kita di sana. Effective occupation ini dapat dilakukan dengan melakukan eksplorasi minyak di sana, maupun dengan aktifnya nelayan kita melaut, tentunya dengan pengawalan ketat TNI untuk menjamin agar mereka tidak mendapat gangguan dari pihak asing manapun yang tidak ingin Ambalat tetap menjadi milik Indonesia.

sumber berita

Nah, setelah dilihat dari google earth yang nota bene tidak ada hubungan politik dengan Indonesia, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa secara tidak langsung Google Earth menyatakan bahwa Blok Ambalat adalah milik Indonesia. Jika setelah ini pihak Malaysia masih meng-klaim bahwa Blok Ambalat adalah miliknya, dan jatuh ke tangan Malaysia..? Sudahlah, kita harus rela bila negara kita dikatakan negara yang berdaulat, dan tentu saja saya akan malu menjadi warga negara Indonesia.

 

Harga Mati untuk Ambalat..!!!

 
12 Comments

Posted by on 22 June, 2009 in Celotehku, Learning by Doing, Serba serbi

 

12 responses to “Save Our Ambalat v.2 ‘Google Earth mengakui Ambalat milik Indonesia’

  1. good explaination

    23 June, 2009 at 02:28

    kalau ikut peta, sipadan dalam indonesia!!!!

     
  2. Nurdien

    20 July, 2009 at 16:26

    wah bagus tuh biar malaysia thu klaw ambalat itu milik indonesia….heheheh

     
  3. syaifullah

    28 August, 2009 at 15:41

    saya malu melihat pemimpin indonesia lemah, tak berdaya.

     
  4. marisa

    29 April, 2010 at 15:15

    pak,ijin copast ya…
    buat tugas kuliah..🙂
    salam kenal.. ^_^

     
  5. ian

    25 May, 2010 at 20:05

    udah gag diupdate😦

     
  6. tianobaleno

    1 September, 2010 at 17:23

    Di cari PEMIMPIN yang TEGAS….
    Apa ada dari Potensi Utama…????
    ckckckck….:-D

     
  7. mas komar

    27 December, 2010 at 10:14

    Stelah pak harto lengser, kapan lagi ya indonesia punya pemimpin “LAKI-LAKI”.

     
  8. TBone

    2 January, 2011 at 13:57

    Negara yang tidak tau malu itu Malingsia

     
  9. Laty

    23 March, 2011 at 11:48

    maka pertahankanlah, . . . .apa yg mnjadi milik qtaaa😀

     
  10. Deni

    29 March, 2011 at 15:59

    Indonesia Negara Ku dan aku senantiasa membela NKRI demi pangkuan ibu pertiwi..INDONESIA JAYA. DAN NKRI HARGA MATI.

     
  11. abu aulia

    27 August, 2013 at 08:53

    Hatur nuhun ilmuna, neda widi copast

     
  12. uray supiandi

    9 September, 2013 at 11:33

    harga mati untuk NKRI tiada tandingan, demi bangsa ini tegas terhadap perebutan batas negara….

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: